GOD IS GOOD

GOD IS GOOD
KASIH YESUS MENAUNGI BUMI

Minggu, 28 November 2010

PERINTAH MEMBUNUH UMAT-UMAT ALLAH

Perintah Membunuh
      a.   Sebab-sebab Adanya Perintah Itu
                        “…kecuali orang-orang kudus menyerahkan iman mereka yang aneh, menyerahkan hari Sabat, dan memelihara hari pertama dalam minggu, orang-orang mempunyai kebebasan sesudah suatu masa yang tertentu untuk membunuh mereka sampai mati.”  EW 282, 283.
                  “Khususnya murka manusia akan muncul melawan mereka yang menyucikan hari Sabat dari hokum keempat; dan pada akhirnya suatu PERINTAH YANG MENYELURUH akan diumumkan bahwa orang-orang ini pantas dihukum mati.”  PK 512.
                  “Mereka yang menghormati hukum Allah telah disalahkan sebagai pembawa hukuman ke atas dunia ini (yang dimaksudkan adalah laknat) dan mereka akan dianggap sebagai penyebab kemurkaan yang sangat dahsyat terhadap alam dan percekcokan serta penumpahan darah diantara manusia memenuhi dunia dengan begitu sengsara.  Kuasa yang terjadi pada amaran terakhir sudah menyebabkan orang-orang jahat menjadi marah sekali; kemarahan mereka menyala melawan mereka yang sudah menerima pekabaran itu, dan setan akan penuh usaha dan semangat yang lebih besar melakukan roh kebencian dan penganiayaan….”Pada waktu HARI SABAT TELAH MENJADI POKOK UTAMA PERTNTANGAN DISELURUH KEKRISTENAN, DAN KEKUASAAN KEAGAMAAN DAN KEDUNIAWIAN TELAH DIGABUNGKAN UNTUK MEMAKSAKAN PEMELIHARAAN HARI MINGGU, PENOLAKAN YANG GIGIH DARI SUATU KELOMPOK MINORITAS UNTUK MENGIKUTI TUNTUTAN YANG POPULER AKAN MENJADIKAN MEREKA ITU OBJEK PEMBUNUHAN MENYELURUH.  Hal itu akan dimintakan agar beberapa orang yang bertoleransi; dan adalah LEBIH BAIK BAGI MEREKA ITU MENDERITA DARI PADA SELURUH BANGSA AKAN DIBUANG KE DALAM KEKACAUAN DAN PELANGGARAN KEPADA HUKUM.  Argument yang sama terjadi pada seribu delapan ratusan yang lalu telah dihadapkan kepada Kristus lewat “pemimpin-pemimpin bangsa.” ‘Adalah lebih berguna bagi kami’, kata Kayafas, jikalau satu orag mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa.”  Yohanes 11:50.
                  “Argumentasi ini sangat menentukan; dan perintah akhirnya akan dikeluarkan melawan mereka yang menguduskan hari Sabat hukum keempat, mencela mereka dan memberikan HUKUMAN YANG PALING BERAT DAN MEMBERIKAN ORANG-ORANG KEBEBASAN, SESUDAH SUATU WAKTU TERTENTU, AKAN MEMBUNUH MEREKA ITU.  Paham Roma dahulu kala dan paham Protestan murtad yang baru akan mengeluarkan hal yang serupa itu terhadap mereka yang menghormati hukum-hukum Ilahi.”  (yang dalam tanda kurung ditambahkan penulis).
b.      Waktunya Perintah Itu
            “Laknat-laknat ini membangkitkan amarah orang-orang jahat terhadap orang-orang benar; mereka mengira bahwa kitalah yang telah mendatangkan pehukuman Allah atas mereka, sehingga dengan demikian jikalau saja mereka dapat membinasakan kita dari atas bumi, maka laknat-laknat itu akan berhenti.  Suatu perintah akan keluar untuk membunuh orang-orang saleh.”  EW 36, 37.
            Sekurang-kurangnya dua laknat akan jatuh sebelum ada perintah membunuh, sebagaimana digunakan istilah jamak pada kutipan di atas.  Maksud dari kutuk ketiga adalah sebagai petunjuk.
            “Dan sungai-sungai dan mata-mata air…menjadi darah.”  Meskipun hukuman-hukuman ini dahsyat, keadilan Allah tetap tenar sepenuhnya.  Malaikat Allah menyatakan: “Adil engkau…yang telah menjatuhkan hukuman ini.  Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka.’ Wahyu 15:2-5 DENGAN MENGHUKUM MATI UMAT ALLAH, SESUNGGUHNYA MEREKA TELAH MENANGGUNG KESALAHAN ATAS DARAH MEREKA SAMA SEPERTI SEOLAH-OLAH MEREKA DENGAN TANGAN SENDIRI TELAH MENCURAHKANNYA.”  GC 628.
c.       Siapakah yang Mengeluarkan Perintah Itu
            “Kemudian saya melihat PARA PEMIMPIN DI BUMI BEREMBUK BERSAMA-SAMA, dan setan dengan malaikat-malaikatnya sibuk di sekeliling mereka.  Saya melihat salinan tulisan yang tersebar di pelbagai tempat negeri itu, yang memberikan perintah bahwa kecuali orang-orang kudus menyerahkan iman mereka yang aneh.  MENYERAHKAN HARI SABAT, DAN MEMELIHARA HARI PERTAMA DALAM MINGGU, orang-orang mempunyai kebebasan sesudah suatu masa yang tertentu untuk membunuh mereka sampai mati.”  EW 282, 283.
d.      Perintah Akan Ditentukan Waktunya Berakhir
            “Bilamana perlindungan hukum terhadap manusia dicabut dari mereka yang menghormati hukum Allah, maka dipelbagai negeri akan timbul suatu gerakan secara serentak untuk membinasakan mereka.  Sementara waktu yang ditentukan dalam perintah itu semakin mendekat, orang-orang itu akan bersekongkol untuk memusnahkan golongan agama yang dibenci itu.  mereka akan melancarkan.  Serangan yang menentukan dalam satu malam, yang akan mendiamkan sama sekali pendapat yang berbeda dan teguran.”  GC 635.
e.       Apa yang Perintah Itu Nyatakan
            “Perintah akan keluar agar mereka HARUS MENGABAIKAN HARI SABAT DARI HUKUM KEEMPAT, DAN MENGHORMATI HARI YANG PERTAMA, ATAU KEHILANGAN KEHIDUPAN.”  (Bandingkan dengan pernyataan E. G. White dari Sutherland dst.  Himpunan pada hal. 30) 1 T 353, 354.

g.  Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.  Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.”  I Tes. 5:1-6.
      Catatan  :  Berikut ini adalah kutipan tentang raja Hazael yang terdapat dalam 5 T 77, 78.
            “Ada suatu roh perlawanan terhadap firman Allah dan kesaksian RohNya.  Ada roh penyembah berhala memuja kepikiran manusia melebihi kebijaksanaan Allah yang nyata.  Ada orang-orang di antara kita yang mempunyai kedudukan tinggi yang menganut paham itu yang berasal dari para ahli filsafat yang congkak, dengan mengatakan bahwa itu lebih dipercaya dari pada kebenaran Alkitab, atau kesaksian Roh Suci.  Iman yang dimiliki Paulus, Petrus, ataupun Yohanes dianggap sudah ketinggalan zaman dan tidak cocok lagi untuk zaman sekarang ini.  Mereka mengatakan itu tidak masuk akal, rahasia, dan tidak layak untuk pikiran yang tajam.  Allah telah menunjukkan kepadaku bahwa orang-orang ini adalah seperti apa yang dialami Hazael yang ternyata merupakan cambuk bagi bangsa kita.  Kebijaksanaan mereka melampaui apa yang tersurat.”  5 T 79.
            “Dipanggil bekerja sebagai nabi sementara Ahab masih memerintah, Elisa telah menyaksikan banyak perubahan dalam kerajaan Israel.  Pehukuman demi pehukuman telah menimpa bangsa Israel selama pemerintahan Hazael raja bangsa Aram, yang telah ditentukan untuk menjadi cemati bagi bangsa yang murtad itu….Adalah oleh karena kasihNya akan Israel yang bersalah, sehingga Allah membiarkan bangsa Aram mencambuk mereka.”  PK 245.
      Catatan  :  Seruan damai sejahtera di atas dunia akan diteruskan sampai kepada kelepasan.  Itu akan dipakai untuk meniadakan pekabaran seruan nyaring dari gereja Allah dan juga meremehkan enam laknat yang pertama.
“Pendeta yang telah mengorbankan kebenaran untuk mendapatkan persetujuan manusia kini melihat tabiat serta pengaruh pengajaran-pengajarannya.  Nyatalah bahwa mata yang mahatahu itu sedang mengikutinya sementara ia berdiri di belakang mimbarnya, sementara ia berjalan di jalan, sementara ia berbaur dengan orang banyak dalam pelbagai kegiatan hidup.  Setiap perasaan jiwa, setiap tindakan yang menuntun manusia untuk berteduh di dalam benteng kepalsuan, telah menabur benih, dan kini dalam jiwa-jiwa yang malang dan tersesat di sekelilingnya, dia melihat penuaian.”  “Tuhan bersabda: “Mereka mengobati luka puteri “umatKu dengan memandangnya ringan, katanya: “Damai sejahtera, tetapi tidak ada damai sejahtera!”  GC 654, 655.
                        

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar