GOD IS GOOD

GOD IS GOOD
KASIH YESUS MENAUNGI BUMI

Minggu, 28 November 2010

UMAT ALLAH DILINDUNGI

      Umat Allah Dilindungi
                  “Saya melihat sebuah SELIMUT YANG DISELIMUTKAN ALLAH KE ATAS UMATNYA UNTUK MELINDUNGI MEREKA DALAM MASA KESUKARAN: dan setiap jiwa yang sudah ditentukan dalam kebenaran dan yang suci hatinya akan diselimuti dengan selimut yang Maha Kuasa…Setan sedang mencoba setiap kemahiranya UNTUK MENAHAN MEREKA DI MANA MEREKA BERADA, sampai pemeteraian selesai, sampai selimut itu telah diselimutkan ke atas umat Allah, dan mereka ditinggalkan tanpa perlindungan dari murka Allah yang menyala-nyala, dalam tujuh laknat yang terakhir.  ALLAH SUDAH MULAI MENYELIMUTKAN SELIMUT INI KE ATAS UMATNYA, DAN SELIMUT ITU SEGERA AKAN DISELIMUTKAN KE ATAS SEMUA ORANG YANG HARUS MENDAPAT PERLINDUNGAN PADA HARI PENGANIAYAAN.”  EW 43, 44.
                  “Sebagaimana pada zama Sadrakh, Mesakh dan Abednego, begitulah pada penutupan sejarah dunia Tuhan akan bekerja dengan dahsyat demi keselamatan mereka yang berdiri dengan teguh mempertahankan kebenaran.  Ia yang berjalan dengan orang-orang Ibrani yang patut dihormati di dalam dapur api yang menyala-nyala akan menyertai para pengikutNya dimanapun mereka berada.  KEHADIRANNYA YANG TETAP ITU AKAN MENGHIBUR DAN MENOLONG DI TENGAH-TENGAH MASA KESUKARAN-KESUKARAN YANG BELUM PERNAH TERJADI SEJAK ADANYA SUATU BANGSA-UMAT PILIHANNYA AKAN BERDIRI DENGAN TIDAK GOYAH.  Setan dengan segala pasukan yang jahat tidak dapat membinasakan umat Allah yang terlemah sekalipun.  Malaikat-malaikat yang mempunyai kekuatan yang melebihi manusia akan melindungi mereka, dan demi keselamatan mereka Yehova akan menyatakan diriNya sendiri sebagai “Allah segala allah,” yang sanggup menyelamatkan sepenuhnya orang-orang yang menaruh kepercayaan padaNya.”  PK 513.
                  “Di dalam masa kepicikan tepat sebelum kedatangan Kristus, ORANG BENAR AKAN DIPELIHARA MELALUI PELAYANAN MALAIKAT-MALAIKAT SURGA; tetapi tidak akan keselamatan bagi orang-orang yang melanggar hokum Allah.  Pada saat itu malaikit-malaikat tidak dapat melindungi mereka yang mengabaikan salah satu dari pada hukum-hukumnya itu.” PP 256.

      Perhatikanlah hubungannya sesuai janji-janji ajaib berikut ini:

                  “Tidak ada yang nampaknya tak berdaya, namun sesungguhnya tak terkalahkan, dari pada jiwa yang merasa tidak ada artinya, dan berharap sepenuhnya kepada jasa-jasa Juruselamat.  ALLAH AKAN MENGIRIMKAN TIAP MALAIKAT SURGA UNTUK YANG DEMIKIAN, DAN TIDAK MEMBIARKAN MEREKA DIKALAHKAN.”  7 T 17.

TUJUH KUTUK

Laknat-laknat
      a.   Waktu berlakunya laknat-laknat itu.
                  “Kepada saya ditunjukkan bahwa tujuh laknat terakhir akan dicurahkan sesudah Yesus meninggalkan bait suci.”  EW 52.
                  “Adalah mustahil untuk mencurahkan malapetaka itu sementara Yesus masih bekerja di dalam bait suci; tetapi ketika pekerjaanNya disitu selesai, dan pendamaianNya telah berakhir, maka tidak ada yang dapat menahan murka Allah, dan murka itu pecah dengan hebat ke atas kepala orang-orangberdosa yang bersalah, yang meremehkan keselamatan dan membenci teguran.”  EW 280.
b.      Luasnya laknat itu
            “Kutuk ini tidaklah menyeluruh, karena jikalau demikian penduduk dunia akan binasa semuanya.  Namun demikian kutuk-kutuk itu akan merupakan cambukan-cambukan yang paling dahsyat yang pernah diketahui oleh manusia fana.”  GC 628, 629.
c.       Laknat-laknat apakah itu
      “Kutuk-kutuk tersebut ditulis dalam kitab Wahyu pasal 16.  jumlah adalah tujuh sesuai susunan berikut ini:
1.      Bisul-bisul
2.      Air laut menjadi darah
3.      Air sungai dan mata-mata air menjadi darah
4.      Matahari menghanguskan
5.      Kegelapan
6.      Persiapan bagi Harmagedon
7.      Hujan es.

TIDAK ADA LAGI OARANG YANG MATI SAHID

Tidak ada Lagi Orang yang Mati Sahid
            “Ketika orang-orang kudus meninggalkan kota-kota dan kampong-kampung, mereka akan dikejar oleh orang-orang jahat, yang berusaha hendak membunuh mereka.  Tetapi pedang yang diangkat untuk membunuh mereka.  Tetapi pedang yang diangkat untuk membunuh Umat Allah patah dan jatuh tidak ada kuasa sama seperti jerami.  Malaikat-malaikat Allah melindungi Umat kesucian itu.  Sementara mereka berseru     siang dan malam meminta kelepasan, seruan mereka naik sampai kehadirat Tuhan.”  EW 284, 285.
            “Begitulah saya melihat bahwa umat Allah, yang telah memberi amaran kepada dunia dengan setia mengenai kehangatan murkaNya, akan dilepaskan.  Allah tidak akan membiarkan orang-orang jahat untuk, membinasakan mereka yang sedang menanti-nantikan untuk diangkat dan yang tidak mau tunduk kepada perintah binatang itu atau menerima tandanya.  Saya melihat bahwa jikalau orang-orang jahat dibiarkan membunuh orang-orang kudus, maka Setan dan semua malaikatnya yang jahat, dan semua yang membenci Allah, akan bersuka-suka.”  EW 284.

TANDA MENINGGALKAN KOTA-KOTA


4.   Tanda Meninggalkan Kota-kota
            “Saya melihat orang-orang kudus meninggalkan kota-kota dan kampong-kampung lalu bersama-sama bergabung menjadi rombongan-rombongan, dan hidup di tempat-tempat yang sangat terpencil.  Malaikat-malaikat menyediakan makanan dan air minum bagi mereka, sedangkan orang-orang jahat menderita kelaparan dan kehausan.”  EW 282.

PERSIAPAN UNTUK MASA KESUKARAN BESAR

3.   Persiapa untuk Masa Kesukaran yang Besar
      Catatan:    Ini adalah persiapan khusus untuk periode ini.  Persiapan kerohanian yang umum diuraikan dalam pasal-pasal sebelumnya.
      a.   Persiapa yang tidak Perlu Kita Laksanakan
                  “Berulang-ulang Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa adalah BERTENTANGAN DENGAN ALKITAB MENGADAKAN SUATU PERSIAPAN UNTUK KEPRLUAN KITA YANG SEMENTARA PADA MASA KESUKARAN.  Saya melihat bahwa jikalau orang-orang suci mempunyai makanan yang mereka simpan atu yang ada di lading pada masa kesukaran, apabila ancman, kelaparan, dan wabah penyakit berlaku di dalam negeri, maka itu akan dirampas dari mereka dengan kekerasan dan orang lain akan menuai kebun mereka……Saya melihat bahwa makanan dan air minum kita akan tersedia pada waktu itu, sehingga kita tidak akan menderita kelaparan atau kekurangan.”  EW 56.
b.      Persiapan yang Perlu Kita Laksanakan
            “Ditunjukkan kepada saya bahwa memang adalah kehendak Allah supaya orang-orang suci terhindar dari setiap rintangan sebelum masa kesukaran tiba, dan mengadakan suatu perjanjian dengan Allah melalui pengorbanan.  JIKALAU MEREKA MEMPERSEMBAHKAN HARTA MEREKA DI ATAS MEZBAH DAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH MENANYAKAN ALLAH APA KEWAJIBAN MEREKA, MAKA IA AKAN MENGAJAR MEREKA BILAMANAKAH MENGGUNAKAN BARANG-BARANG INI.  Maka mereka akan bebas pada masa kesukaran dan tidak ada beban yang memberati mereka……”Saya juga melihat bahwa Allah tidak menuntut semua umatNya menggunakan harta mereka pada saat yang sama; tetapi jikalau mereka mau diajar, Ia akan mengajar mereka, pada masa kekurangan, bilamanakah menjual dan berapa banyak yang dijual.”  EW 56, 57.

KEADAAN SELAMA MASA KESUKARAN

2.   Keadaan Selama Masa Kesukaran yang Besar
            “Pada waktu Ia meninggalkan kaabah, kegelapan menutupi penduduk dunia.  Dalam masa yang menakutkan itu orang benar harus hidup dalam pemandangan Allah yang suci tanpa seorang pengantara.  Pengekangan terhadap orang-orang jahat telah disigkirkan, dan setan sepenuhnya mengendalikan orang-orang yang pada akhirnya tidak bertobat.  Sifat panjang sabar Allah telah berakhir.  Dunia telah menolak rahmatNya, membeni kasihNya, dan menginjak-injak hukumNya.  Orang-orang jahat telah melewati masa pencobaan; Roh akhirnya ditarik karena penolakan secara terus menerus.  Karena tidak terlindung oleh anugerah Ilahi, merekapun tidak mendapat perlindungan dari si jahat.  Kemudian setan akan menjerumuskan penduduk dunia ke dalam suatu kesukaran terakhir yang hebat.  Apabila malaikat-malaikat Allah berhenti menahan angina kencang dari nafsu manusia maka segenap unsure persenketaan akan dilepaskan.  Segenap dunia akan terlibat dalam kebinasaan yang lebih mengerikan dari pada yang menimpa Yerusalem dahulu kala.”  GC 614.
            “Bencana hebat menimpa Yerusalem ketika jenderal.  Titus memimpin pasukan.  Kota itu penuh sesak dengan oran Yahudi yang mau merayakan Hari Raya Paskah.  Jutaan manusia berkumpul di dalam kota.  Sekarang bela kelaparan menimpa penduduk kota karena partai oposisi memusnahkan persediaan makanan sebagai balas dendam karena cemburu.  Sebenarnya persediaan makanan itu cukup untuk beberapa thun sekiranya mereka dapat mengaturnya dengan baik.  Sebakul tpung gandum dijual dengan harga 1 talenta atau 6.000 dinar (gaji seorang buruh dalam sehari = 1 dinar).  Begitu laparnya sampai orang-orang mengunyah ikat pinggang atau sepatu yang terbuat dari kulit, atau pembungkus alat perang.  Banyak di antara mereka menyelinap keluar kota pada malam hari untuk mengambil rumput-rumput liar yang tumbuh di luar tembok kota.  Banyak yang tertangkap kemudian dibunuh setelah lebih dahulu disiksa.  Ada juga yang berhasil kembali ke dalam kota, tetapi bahan makanan yang dibawanya itu dirampas orang lain walaupun sudah diperjuangkan mati-matian.  Mereka yang berkuasa menyiksa dengan kejam orang-orang yang berani menyembunyikan persediaan makanan.  Bahan makanan itu dirampas dan orangnya dibunuh.  Kekejaman itu dilakukan hanya untuk kesenangan…..Ribuan orang mati karena kelaparan dan wabah.  Cinta kasih sudah pudar.  Suami merampas dari sitri dan begitu juga istri merampas dari suami.  Anak-anak merampas makanan dari mulut orang tua yang sudah lanjut usia.  Beribu bahkan beribu-ribu orang Yahudi yang binasa.”  GC 31-36.

WAKTUNYA KESUKARAN BESAR


1.   Waktunya Masa Kesulitan yang Besar
            “Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu.  tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barang siapa yang didapati namanya tertulis dalam kitab itu.”  Daniel 12:1.
            “Pada waktu Ia (Kristus) meninggalkan kaabah, kegelapan menutupi penduduk dunia.  Dalam masa yang menakutkan itu orang benar harus hidup dalam pemandangan Allah yang suci tanpa seorang pengantara.  Pengekangan terhadap orang-orang jahat telah disingkirkan, dan setan sepenuhnya mengendalikan orang-orang yang pada akhirnya tidak bertobat.  Sifat panjang sabar Allah telah berakhir.  GC 514.
            “Kemudian Yesus menghentikan pengantaraanNya dan dengan suara nyaring berseru “Sudah terlaksana.”  GC 513.
            “Saya melihat bahwa keempat malaikat itu akan menahan keempat penjuru angina itu sebelum pekerjaan Yesus dalam bait suci itu selesai, barulah ketujuh laknat yang akhir itu datang.”  EW 36.